Belum Terhenti

Setan itu bernama engkau, wahai

Diriku sendiri

Tersiksa prasangka bisu

Berharap

Bahwa cinta mau mengerti

Bukan cinta itu engkau, wahai

Diriku sendiri

Merelakan diri sepi

Tak berdaya

Terlindas perasaan tak kunjung mati

Bukan engkau setan itu, wahai

Pemilik hati

Pergilah, pergi

Jemput hari-hari tersembunyi

Dalam dunia tanpa tepi

Kelak, tersenyumlah

Engkau tidak pernah salah lagi

Cinta ini tak lagi tuli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s