Adzan Itu Apa Sih?

adzanSudah saatnya kita mengubah pamahaman masyarakat tentang adzan. Selama ini kita mengenal adzan sebagai penanda waktu shalat, padahal sesungguhnya fungsi adzan adalah untuk mengajak orang-orang shalat berjamaah.

Menilik sejarah munculnya adzan, Nabi Saw setelah mendirikan masjid di Madinah, beliau berdiskusi dengan para sahabat membahas bagaimana cara untuk memanggil orang-orang agar shalat berjamaah di masjid. Ada yang mengusulkan memakai lonceng seperti di gereja-gereja, ada yang mengusulkan pula memakai tabuhan-tabuhan atau nyanyian.

Akhirnya terpilihlah adzan sebagai alat untuk memanggil orang-orang untuk shalat berjamaah. Seruan itu merupakan seruan yang mengajak kita kepada kemenangan. Kemenangan seperti apa? setidaknya kemenangan melawan kemalasan, melawan emosi, melawan ego, sehingga hatinya tergerak ketika mendengar adzan.

Dan terpilihlah Bilal sebagai orang yang pertama kali mengumandangkan adzan. Karena itu, masih ada di sebagian masyarakat kita yang salah mengartikan istilah ‘bilal’ adalah jabatan untuk petugas adzan ketika shalat Jumat ataupun shalat hari raya. Padahal ‘bilal’ bukanlah nama sebuah jabatan, tapi nama seorang sahabat Nabi.

Lalu, apa dampaknya jika masyarakan masih memahami adzan sebagai penanda masuk waktu shalat?

Dampaknya tentu lebih luas lagi. Sebagian kita terbiasa menunggu waktu berbuka sambil mendengarkan apakah sudah adzan atau belum. Terkadang ada pula yang menunggu untuk memulai shalat setelah adzan berkumandang, meskipun dia hanya akan shalat di rumah saja.

Diperlukan peran dan pemahaman yang cukup pula pada marbot masjid agar adzan tidak lagi disalahartikan sebagai penanda masuk waktu shalat. Saya pernah ditanyai seorang teman ketika dia mendengar adzan isya’ setengah jam setelah masuk waktu shalat. Apakah masih boleh adzan? Ya boleh-boleh saja, adzan seruan untuk shalat berjamaah. Asal adzan diserukan tidak ketika akan habis waktu shalat yang bersangkutan, tentu akan menambah kebingungan dalam masyarakat. Jika memang ada sekelompok orang ketinggalan shalat berjamaah dan ingin mendirikan shalat berjamaah, ada baiknya adzan diserukan bagi mereka saja, atau langsung saja iqamat, tidak perlu adzan karena mungkin sebagian orang yang ada di sekitar masjid telah melaksanakan shalat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s