Sabar Itu Tidak Ada Batasnya

Seperti biasa dan memang seperti itulah biasanya, saya memilih Masjid At Ta’lim sebagai tempat untuk shalat jumat. Masjid yang berada di dalam kompleks Sentra Pendidikan BRI ini bisa dikatakan lebih nyaman dan idola para mahasiswa untuk menunaikan kewajibannya kepada Allah.

Tema khutbah hari sangat menarik, yaitu seputar sabar. Sang khatib mengatakan bahwa sabar adalah senjata sekaligus pelindung utama manusia dalam kehidupannya di dunia ini. Allah menyebut kata ‘sabar’ sebanyak 103 kali dalam Al Quran. Salah satunya ada di surat Al-Baqarah.

153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

Seringkali orang salah kaprah dalam mengartikan bahwa sabar itu ada batasnya. Padahal Allah tidak pernah menyebutkan sabar itu berbatas. Tidak ada dalam Al Quran Allah menyebutkan bahwa “diperkenankan kepada kalian semua untuk melakukan sesuatu apapun jika kesabaran kalian sudah lebih dari 80%.”

Penjelasan di atas sudah cukup untuk memberikan pemahaman bahwa sabar itu memang tidak terbatas. Nah, perilaku dan sifat manusia sendiri yang kemudian menyebabkan kesabaran itu akhirnya berbatas. Khatib mengatakan jika seorang manusia kehilangan kesabaran berarti dia telah masuk dalam pelukan setan. Dia tidak sabar terhadap dirinya sendiri dan lebih menuruti emosi.

Ada beberapa bentuk ‘sabar’ dalam kehidupan ini, di antaranya:

1. Sabar terhadap Allah.

dan-mintalah-pertolongan-dengan-sabar-dan-sholat

Betapa kita seringkali tidak sabaran dalam beribadah kepada Allah. Dalam hal ini, khatib mencontohkan dengan orang-orang yang sengaja datang shalat Jumat terlambat tapi pulang lebih awal. Kita mungkin juga pernah melakukan kesalahan yang sama, ketika shalat kita begitu tergesa-gesa, dalam berdoa, dan dalam ibadah lainnya.

Ada sebaiknya kita memperbaiki cara kita berhadapan dengan Allah. Duduk berjam-jam mendengarkan pidato rektor saja tahan, sedangkan untuk Allah yang beberapa menit saja kita tidak sabaran.

2. Sabar terhadap manusia

Sabar-itu-indah

Kadang kala kita dihadapkan pada sesuatu yang tidak mengenakkan. Mungkin kita merasa tersinggung oleh perkataan seseorang, atau mungkin marah karena perbuatan seseorang. Tapi sesungguhnya ada makna tersembunyi dalam perbuatan tidak menyenangkan itu. Barangkali Allah sedang menguji kesabaran kita, atau mungkin Allah sedang menyediakan hadiah terhebat buat kita.

So, bersabarlah atas perlakuan orang lain. Karena dalam setiap kebaikan belum tentu mengandung keburukan, tetapi dalam setiap keburukan pasti mengandung kebaikan.

3. Sabar tehadap musibah

sabar

Beberapa waktu lalu saudara-saudara kita di wilayah Sumatera dikejutkan dengan sebuah gempa besar yang berlangsung cukup lama, tak terkecuali di Kota Padang. Meskipun di Padang gempa dirasakan tidak begitu kuat, tapi kepanikan orang sudah luar biasa. Hanya karena isu tsunami orang berabutan menuju ke dataran yang lebih tinggi. Jalan yang sedianya untuk arah berlawanan pun diterabas juga. Akhirnya jalanan macet total. Bisa dibayangkan jika memang tsunami terjadi, orang-orang yang tidak sabaran itu yang akan digulung duluan.

Setiap orang menjadi tidak sabar dan ketakutan berlebihan. Padahal Allah sudah mengingatkan bahwa Dia akan menguji setiap manusia itu dengan sedikit ketakutan (QS. 2:155). Sedikit, hanya sedikit ketakutan. Lalu kenapa kita tidak bersabar?

4. Sabar terhadap ketentuan Allah

images

Setiap apa yang telah-sedang-akan terjadi di dunia dan alam semesta ini sudah dituliskan dalam Lauh Mahfudz. Semua pasti akan terjadi, bahkan daun yang jatuh pun sudah dituliskan. Sesungguhnya Allah telah menyiapkan pada diri kita sebuah kesabaran untuk menerima setiap keputusan dan ketentuan yang telah Allah goreskan.

Bersabar atas ketentuan Allah tentu akan mendatangkan keyakinan dalam diri kita bahwa setiap kejadian mempunyai tujuan. Entah itu akan kita ketahui selama kita hidup atau mungkin setelah kita mati nanti. Kita tahu apa yang kita inginkan, tapi Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan.

Yah, demikianlah intisari khutbah Jumat siang ini yang berhasil saya ingat. Semoga bisa kita amalkan. Segala kebenaran milik Allah. Innallaaha ma’ashaabiriin.

   sabar2 

Salam.

5 thoughts on “Sabar Itu Tidak Ada Batasnya

  1. fahmi susanto says:

    subhanallah… alhamdulilah wala ila hailallah allahuakbar… terimakasih sudah menulis blog yang sangat bermanfaat ini.. salam kenal ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s