Solok I’m in Love #4

IMG_1469

Entah kenapa Solok begitu memesona bagiku. Tentunya selain gadis-gadis Solok yang diam-diam menghanyutkan, alamnya yang menakjubkan, juga kantor DPRD-nya yang keren. ^^

Setiap perjalanan melalui ataupun singgah di Solok selalu membuat debaran tak menentu di dalam jantungku. Mengacaukan sedikit ritme sistol dan diastol tekanan darahku. Seperti ketika akan menuju Sijunjung untuk menghadiri pesta pernikahan teman sesama ATS Unand, baru saja melalui Sitinjau Laut dan memasuki gerbang Kabupaten Solok saja dudukku sudah tak tenang. Bukan karena bisul menyerang atau aku lupa ‘bongkar muat’ sebelum berangkat, tapi tetap saja terasa tak nyaman.

            -Photo Wedding Shinta @Sijunjung-

 

Menginjakkan kaki di Kota Solok membuat aku tersenyum-senyum sendiri. Untung saja aku tersenyum dalam hati, jadi teman-temanku tak ada yang curiga. Begitu turun dari mobil yang kami rental, aku seperti mencium sesuatu yang tak asing di sini. bukan aroma ketiak atau ada yang lupa gosok gigi. Aku menghirup nafas dalam-dalam tanpa menutup mata karena bisa-bisa ketabrak ojek motor yang lewat.

Menyusuri Pasaraya Kota Solok dengan ketiga temanku, aku seperti berjalan sendirian. Aku seperti sedang tak di sini. Sepiring lotek berlalu begitu saja ke dalam lambungku, aku seperti sedang tak makan kala itu. Sudah kubilang, ada sesuatu yang cukup menyita batinku di kota ini.

Begitu ketika aku berdiri cukup lama di dekat tugu simpang Pasaraya itu, memandangi lalu lalang kendaraan, memandangi taman kota yang tampak dari kejauhan. Setiap kali sapuan mata memandang, seperti melihat sesuatu di sana. Bukan ‘putih-putih melati’ yang coba iseng menampakkan diri, tapi ada bayangan yang berdiri manis sambil tersenyum tak kalah manisnya.

Dan saat harus meninggalkan kota ini untuk meneruskan perjalanan ke kota tujuan, aku masih tetap tak ingin beranjak dari tempat ini. Tapi kuurungkan ego ini, pastinya aku akan ditinggal teman-teman dan aku harus naik bus sendirian untuk kembali ke Padang.

Yah, sekelumit kisah yang ikut mewarnai perjalanan dan senandung itu masih terngiang, bahkan saat pulang dan tengah asyik masyuk makan jagung bakar di Jembatan Siti Nurbaya, menikmati pemandangan kota tua di sudut semenanjung Padang.

Pastinya, cerita ini masih akan berlanjut lagi. Bayangan itu masih berkelebat hebat di mataku, rasa-rasanya seperti nempel di kacamataku. Mengikuti kemana arah mata memandang.

Serial sebelumnya ada di sini.

9 thoughts on “Solok I’m in Love #4

  1. Id_chan says:

    N akhrnya hasil dr kruling2 tu, mas bneran ktmu ma cewe maniiiiss bangeedd yaaa….^^
    Cewe yg lg beli bakso pke mtor tu Piwwwiittt😀😀

  2. Id_chan says:

    Ih om…
    Tak apelah om, liat sikitnyaa…
    Liat prtama astaghfirullah, liat kdua alhmdulillah, liat ktiga subhanallah….
    Kan om yg ngajarin kmreenn
    Mb yg d fto tu maniissss nian^^

    Heheee :Dv

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s