seInstall on Se7en (S07)

Sejak dibeli kira-kira tiga tahun lalu, leptop saya sudah mengalami beberapa kali masa reinkarnasi. Awalnya dia ber-OS Windows XP Professional SP2, katanya sih gitu. Ah, saya nggak puas, tapi buat pemanasan nggak apa-apa kali ya. Sekitar tiga bulan berlalu (udah ada tanda-tanda kehidupan dalam rahim), saya tergiur untuk menggantinya dengan Windows Vista. Saya juga tertarik karena fasilitas yang diberikan di dalamnya. Mengenai Vista, udah tiga kali Vista mati-idup di leptop saya, masalahnya klasik, kena virus influenza yang bikin tuh leptop meler dan tak bersemangat sama sekali.

Instalan terakhir dimasukin sebuah antivirus (AV) yang keren (katanya sih), ternyata tuh AV ribet banget dan versi trial. Asem! Akhirnya saya uninstall saja, dan apa yang terjadi? Ternyata akar AV itu ditancepin di sistem leptop. Alhasil, ketika saya me-remove tuh AV, leptop saya ikutan heng, terus modar. Semprul!

Dan, saya harus menginstall ulang windowsnya, hhh… Dan itulah yang terakhir saya pakai. Nyaman-nyaman aja, tune up juga akur. sip… Adem! (ini bukanlah kata umpatan seperti yang sudah-sudah)

Saya sudah berkali-kali diiming-imingi agar meng-upgrade vista saya yang lumayan berat di leptop ini (partisi C leptop hanya tersisa 5 GB, uedan!) dengan se7en yang katanya ringan abis, mungkin sejak setahun lalu ketika baru-baru keluar tuh se7en. Selama itu pula saya kumpulin semua informasi yang relevan, yang mampu menguatkan niat dan azzam saya untuk mengganti vista tercinta dengan kenalan baru saya, se7en (jeng jeng).

Terakhir adalah ketika H-2 (sebelum saya sukses meneriakkan suara hati dengan menginstall se7en), ketika seorang teman sekamar (yang sampai sekarang belum jadi sekamar) meminjamkan sebuah CD instalasi Windows 7 Home BasicTM.

DSC00367

Hmm, mau diapain ya ni CD, mau saya pake tapi g muat, lagian lucu juga nanti. Akhirnya coba-coba berhadiah (meskipun kata iklan “…install se7en kok coba-coba” kira-kira begitu lah..), saya masukkan itu CD ke dalam CD Drive saya, dan tahapan-tahapan saya jalani. Akhirnya ketika menekan tombol ‘Install Now’, saya mendapati dua pilihan sulit, yang akhirnya membuat saya bimbang antara dua pilihan (halah), antara membarui atau mengganti. Saya tekan membarui (alias upgrade, bagi yang tak paham istilah saya) dan hasilnya….

Your vista ulitimate cannot upgrade with seven home basic…

Kira-kira begitulah bunyi pemberitahuan yang saya dapatkan (dari ketua RT). Yah, padahal dah deg-degan PakeEsDiminumSiangSiang leptop tercinta bakal pake se7en tanpa harus menginstall ulang semua program yang sudah tersemat manis di desktop.

Besoknya (H-1) saya beranikan diri menghadap sinuhun sofwer (teman sekamar saya tadi yang sampai sekarang belum sekamar). Saya meminta CD instalasi se7en ultimatenya, barangkali tuh Vista Ultimate berjodoh ma Se7en Ultimate. Setelah saya sandingkan, ternyata si se7en ditolak mentah-mentah. Saya pun akhirnya muntab.

Tepat setelah sholat maghrib (diawali dengan tilawah beberapa ayat dan makan malam), saya memarahi vista ultimate habis-habisan, mengusirnya keluar dari leptop tercinta. Sebenarnya nggak tega, karna udah setahun ini dia sangat nyaman membantu semua kerjaan saya (yang akhirnya salah satu puisi saya dipinang Dang Aji), tapi mau gimana lagi, saya marah… tidak benar-benar MARAH!

Dengan perasaan terharu (karna saya sedih juga harus melepas vista ke alam baka), saya masukkan CD instalasi Windows Se7en Ultimate (yang sudah di-image ke sebuah flashdisk-kecil-mungil-yang-cantik-berwarna-ijo. Dengan (sekali lagi) perasaan sedih, saya tekan ‘install now’ untuk menyudahi masa kejayaan vista ultimate di leptop saya.

Sret.. Sret… Sret…

(si flashdisk berkedip-kedip, si leptop bernafas lembut, si saya tegang banget)

Ternyata nggak butuh waktu lama, sekitar 15 menitan, sama kayak kita bikin roti bakar bandung di perempatan Pasar Baru (asli uenak!), akhirnya se7en ultimate sudah bertahta di haribaan leptop acer 4715z milik saya (pinjam dari bapak, kriditnya blum lunas).

Saya pentengin terus wajahnya yang manis sambil senyum-senyum kemenangan. Lalu saya masukkan lagi CD Acer untuk melengkapi perabotan leptop saya, dan karena ini acer keluaran tahun 2007, jadi udah nggak apdet banget dalemannya (aduh bahasamu…).

Dari sekian instalasi, hanya VGA-nya saja yang berkeras tak mau menerima kehadiran sang Se7en Ultimate, lalu dengan perasaan kacau balau (disertai gaya agak lebay) saya merampok modem nganggur milik teman sekamar (yang sampai sekarang belum sekamar) buat googling VGA yang mau menerima kehadiran Se7en Ultimate.

Sampai tengah malam saya cari nggak ketemu. Mata saya sudah hampir lima watt, itu tandanya… Hmm, saya tinggal tidur aja lagi.

But, inilah instalasi windows pertama yang saya lakukan sendiri. Ternyata, mudah juga. Thanks, Sinuhun…!

2 thoughts on “seInstall on Se7en (S07)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s