Stereotip Islam

“Ah, Aku nggak suka sama Ustad itu. Masa iya orang islam katanya harus pake gamis kemana-mana, pake jenggot yang panjang, ngomongnya pake arab-arab. Nggak ngerti aku.”

Sepenggal komentar dari beberapa orang tentang gambaran seorang muslim yang mereka pahami. Banyak dari kita yang (mungkin) mengalami hal-hal tersebut.

Mengutip sebuah buku yang ditulis oleh seorang muallaf kulit putih Amerika, Jefrrey Lang, yang berjudul Even Angels Ask. Buku itu mengungkapkan konflik budaya yang dialami muslim, baik yang muallaf atau generasi muda yang lahir di besar di Amerika. Sehingga berislam di negeri Paman Sam itu terasa lebih berat daripada di negara yang mayoritas penduduknya muslim.

Sepetinya hal seperti itu tak jauh beda dengan yang terjadi di negeri kita yang mayoritas justru beragama muslim. Banyak dari generasi muda yang tidak lagi bangga dengan budaya islam dan lebih mengagung-agungkan budaya barat yang sekuler dan bebas. Islam dianggap sebuah stereotip Arab. Islam punya orang Arab, sehingga jika kita ingin memeluk islam dengan lebih dalam harus mirip dengan orang Arab.

Bukan hanya umat pemeluk agama islam saja yang berlaku demikian. Tekadang tokoh islam atau tempat bertanya sekaligus panutan orang banyak, tak jarang juga berlaku demikian. Tidak mau menerima kritik dan pembaruan. Kritik-kritik terhadap praktik dan pandangan yang bercorak Arab tradisional seringkali malah dituding kebarat-baratan dan dicap tidak islami. Jika seorang muslim mempertanyakan hukum islam klasik atau kebiasaan yang sudah mapan, ia dibungkam dengan tuduhan mengubah agama.

Seorang muslim dianggap shaleh jika Continue reading

Benarkah MillatFacebook buatan Pakistan…

“ teman- teman semua, hapus akun FB kita, saatnya hijrah ke MFB (MillatFacebook), yang di buat oleh pemuda Pakistan untuk umat Islam”

Begitulah potongan pesan yang kuterima pagi ini,. Awalnya bingung, apa maksud SMS dari temanku itu. Setelah dapat signal Wifi, kubuka akun facebook-ku. Mungkinkah ini seruan meninggalkan FB sehubungan dengan kasus Kapal Mavi Marmara?
Tak lama kemudian, aku cek inbox FB, ternyata ada pesan serupa.
“ Assalamu’alaikum… Saya mengajak teman2 yg tergabung dalam Grup ini, membuat akun di MFB, jejaring sosial yg ditemukan oleh Sodara kita seorang Muslim dari Pakistan, karena seperti yg kita tahu bahwa facebook adalah jejaring sosial buatan Yahudi…”

Ehm… tunggu dulu…..
Sebelum menghapus akun FB, kucoba mengunjungi situs yang dimaksud. Sepertinya servernya belum maksimal, masih lambat loading. Segera kutinggalkan tanpa membuat akun di sana.

Apa benar, itu situs jejaring sosial buatan pemuda muslim?

Teman- teman yang mengirimiku pesan juga tak bisa memberikan data yang valid, minimal data diri pembuat situs tersebut.

Tanpa berpikir panjang, otakku beraksi. Akan kucoba cari tahu tentang situs tersebut, dengan cara paling sederhana, melakukan Proof of Concept dengan melakukan penetrasi terhadap server nya. Metode yang digunakan, DNS Locator, IP viewer location dan comment ping dari cmd.

Pertama, Continue reading

Apa kabar KesMM@holic…?

Sebuah keluarga yang terlahir dalam klan The Real Action yang sempat menghebohkan sebuah negara KM Unand di tahun masa keemasan 2007. Dikepalai seorang mahasiswa Farmasi ’03 yang sangat ‘famous’ sekali karena tak sulit menemukannya diantara kerumunan orang. Sebagai pendampingnya, dipilihlah seorang mahasiswi Kimia ’03 yang lembut hatinya, lembut suaranya, dan lembut sekali perangainya. Kami sebut dia sebagai ‘Bundo’, karena begitulah panggilannya.

Keluarga bahagia ini menempati sebuah rumah yang kecil (di sudut pula tu…) di kompleks perumahan Real Action Residence. Empat belas orang yang narsisnya nggak ketulungan ini memulai kehidupannya, menangani masalah orang sementara masalah masing-masing tak kunjung selesai…. ha ha ha… Mereka menamakan diri sebagai “KesMM@holic Santun & Penyayang”.

Mereka adalah: Continue reading

I’m an Ustad

Tad… Stad… Ustad…!

Kama, Stad?

(Dalam bahasa Indonesia berarti :Mau kemana, Stad)

Sepintas hanya sebuah panggilan sepele, namun sejarah nama ini sungguh tak terduga. Bagaimana harus terkenal dengan menyandang gelar seperti ini.

Berawal dari sebuah kegiatan rutin kampus saat kedatangan maha(ng)siswa(sa) baru bernama OpsPek atau di Unand dikenal dengan nama BAKTI. Para senior akan keranjingan, mulai dari sekadar mengerjai dengan dalih ‘kebersamaan’, atau sedikit membalaskan penderitaan mereka pada kami, hingga para tetua yang suka cari daun muda. Ck, ck, ck…

Sedari awal mengikuti kegiatan ini, saya meniatkan diri agar terkenal di kalangan mahasiswa baru terutama di depan anak-anak ekonomi. Bukan maksud untuk membusungkan dada, tapi hanya sekedar agar saya diinget sama anak-anak, karena mungkin nanti saya tak begitu diinget lantaran prestasi kuliah kurang menjanjikan pujian. Hahaha…

Dimulailah Continue reading

Reblog: Tak sekedar “Pingback” dan “Quote” (via C.E.R.I.T.A)

Reblog: Tak sekedar "Pingback" dan "Quote"

Ada fasilitas baru dari WordPress niy.. Namanya REBLOG (atau Like). Postingan ini merupakan uji cobaku 😀 Jadi biasanya kalau kita, sebagai blogger, memberitahukan bahwa ada artikel menarik direpotkan dengan menulis kembali kalimat atau salin tempel kalimat, kemudian memberi tanda kutipan kalimat (Quote) serta link sumber artikel blog dalam postingan kita kan? Lalu hal tersebut akan memberikan Pingback kepada blog sumber, tepatnya di kolom koment … Read More

via C.E.R.I.T.A

Ketika Jilbab Hanya Sebagai Aksesoris ^^

Seorang perempuan muda berjilbab mini tengah mengambil bolpoin yang jatuh di lantai. Secara mengejutkan, pakaian yang tak kalah mini dengan jilbabnya, terangkat ke atas hingga memperlihatkan bagian tubuhnya.

Na’udzubillahi min dzalik, jika contoh yang dilukiskan itu sudah menjadi gambaran dari muslimah-muslimah sekarang ini. Niatnya memang baik, menutup aurat yang sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslimah. Hanya saja, seringkali aurat yang ditutup tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dituntunkan oleh Islam.

Lihatlah, betapa banyak perempuan-perempuan yang mengaku beragama Islam, mengenakan jilbab, tetapi masih mempertontonkan bentuk lekuk tubuhnya. Salah bergerak sedikit, bagian tubuhnya bisa kelihatan. Mininya jilbab yang dikenakan seringkali malah membuat rambutnya yang panjang menjuntai keluar.

Kasus lain, Continue reading

Aksi Damai Palestina

Gelombang aksi menentang kekerasan militer Israel (laknatullah) atas kapal kemanusiaan Mavi Marmara dan Rachel Corrie beserta awak dan muatannya semakin besar. Di Kota Padang (6/6/10) gelombang aksi damai untuk Palestina ini juga digelar oleh DPW PKS dan juga simpatisan PKS ataupun simpatisan untuk solidaritas Gaza. Ribuan massa melakukan long march dari Kantor PKS Wilayah Jalan Raden Saleh Padag menuju Jl M.Yamin depan Balai Kota sebagai bentuk aksi kemanusiaan dan keprihatinan terhadap Palestina. Sekitar lebih dari 25 ribu massa ikut serta menyerukan perdamaian bagi Palestina.

Mari kita intip persiapan mereka. Massa mulai standby pada pukul 08.00 WIB, sembari menunggu massa yang lain, mereka berkumpul dan mengatur koordinasi di lapangan nanti. Pada pukul 09.00 WIB massa sudah mulai banyak. Persiapan pun digelar. Continue reading