Fiksi Mini

Tak lama kemudian, cewek-cewek bercelana ketat lewat. Dan ayam jantan liatin sambil nelen ludah, jakunnya naik turun.

Rinai hujan turun malu-malu.
Si kodok agak kecewa, lalu dia buang air ke udara

Note:
Hanya untuk ikut meramaikan ini saja kok. Sekalian mau kenalan sama yang namanya Fiksi Mini. Ternyata, seringkali dengan tak sengaja aku menciptakannya…

2 thoughts on “Fiksi Mini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s