Siapakah Gerangan Dirinya…?

Kau memanggil namaku
Dalam desiran angin yang membelai ilalang
Menyapa telingaku yang nyaman mendengar tasbihmu
Aku menoleh ke arah suaramu, tapi tak kujumpai wujudmu
Hanya nampak wajahmu di sudut rindu ujung mataku

Kau menyebut-nyebut namaku
Dalam surat-surat yang kau tuliskan di sayap merpati, terang ke angkasa raya
Kantor Pos Langit yang mengantarkannya untukku, pagi tadi
Ketika kubaca, tak ada nama atau sekedar tanda tanganmu

Kau menyenandungkan namaku
Dalam do’a-do’a hening ujung malammu
Bersama tetesan air mata kerinduan
Malaikat berebut untuk mengantarkannya ke hadapan Tuhanmu
Kau akhiri dengan sujud mesra dan seulas hamdalah di sudut bibirmu

Kau memikirkan namaku
Dalam setiap kenangan yang berkelebat dalam benakmu
Dalam setiap pujian alam yang kau sanjungkan
Dalam segenap penantian, hanya namaku

Wahai seseorang yang telah menuliskan surat itu untukku
Aku memang bukan lelaki sempurna
Tapi aku butuh engkau sebagai penyempurna hidupku
Rinduku melebihi rindumu, yang memiliki seribu ingin berjumpa Tuhan bersamamu

Wahai bidadari bergaun biru
Kan kupersiapkan mahar terindah untukmu, seperti yang kau inginkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s