want to be apart of…

Ada sebuah keinginan dalam hati untuk menjadi bagian dari sebuah masyarakat Minang, meskipun saya bukan orang Melayu. Rasanya jika melihat teman-teman yang berasal dari Minang sangat iri. begitu rasa persaudaraan mereka sangat kuat. Sebenarnya saya juga melihat hal itu pada orang jawa dan Batak, dimana mereka bertemu satu ras langsung akrab mirip sodara.
hanya saja, ada satu hal yang cukup menggelitik urat kagum saya.
jika dalam sebuah keluarga terdapat 4 orang bersaudara, dan semuanya sudah menikah misalnya. lalu mereka akan membagi nama untuk masing-masing mereka sebagai nama panggilan bagi anak2 mereka. jika yang tertua punya anak, anak tersebut akan memanggil ibunya dengan sebutan “ummi”, lalu adik ibunya dengan “Bunda”, demikian seterusnya seperti “mama” dan “Mami”. Ada sebuah invisible rope yang mengikat mereka sehingga anak siapapun itu akan seperti anak mereka sendiri.
Mungkin pengalaman pribadi yang membuat saya kagum dengan hal ini, betapa saya tak pernah mengalami hal ini. Semua dari keluarga sendiri, bahkan sewaktu ada ikrar kuliah pun, tak ada sedikitpun yang tertarik untuk bersimpati. sekedar memberikan uang jajan ke Padang. Sempat iri sama teman2 yang paman atau bibi mereka begitu antusias membantu meski jelas2 mereka bukan orang tua kandungnya.
Dan muncul sebuah cita-cita besar menjadi bagian dari orang Minang, agar anak-anakku nanti tak perlu iri seperti itu. mereka juga punya sanak yang siap membantu.

want to be apart… (hope)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s