the last

januari 27, 2009
Besok pagi adalah ujian terakhir dalam semester (tua) ini. Setelah sempat was-was dan khawatir aku tak dapat ujian atau tak maksimal dalam ujian hingga harus memutuskan untuk membatalkan semua mata kuliah yang aku ambil. Seharusnya malam ini aku belajar (bahasa mahasiswanya membaca-baca bahan ujian…), tapi malam ini aku hanya bisa mengira-ngira, bukan jawaban ujian tapi ujian seperti apa yang akan dosen berikan. Tadi saleem mengatakan bahwa besok adalah ujian take home. Besok hanya datang ke kampus untuk absen dan mengambil soal untuk dikerjakan di rumah dan senin depan harus dikumpulkan.
Ini gawat! Ujian ini akan memangkas waktuku untuk libur karena jadwal ujian yang telat inipun sudah cukup menyita waktu libur,, belum lagi harus mendaftar baak dan biro yang waktunya sangat mepet sekali. Jika benar seperti itu, aku hanya bisa libur seminggu dan menikmati waktu dengan keluargaku hanya lima hari. Padahal moment seperti itu hanya terjadi antara 4 sampai 8 bulan sekali.
Ah, tidak. Mungkin masih ada cara untuk mengakalinya. Tapi aku tak ingin memperpanjang liburku sehingga harus memotong waktu mulai kuliah dengan istilah ‘ambil jatah’. Sudah sekian kal aku melakukan itu dan berakibat pada kemalasan belajar karena sudah pasti aku akan absen. Aku berharap keadaan ini menjadi yang terakhir, aku harus memikirkan cara lain lagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s