puisi semut

December 27,
Menulis, bukanlah kegiatan rutinku. itu kulakukan hanya untuk pelampiasan karena aku tak pandai untuk berbicara. aku lebih suka mengatakan lewat pihak ketiga, tulisan. meskipun tak sedikit yang mencibir, katanya sebagai cowok terlalu penakut jika melakukan hal itu saja…bicaralah. tapi biarkan saja lah, aku tak begitu ambil pusing. toh, masih ada cewek yang mau mengerti dengan perilakuku yang inio… he he he
Menulis, aku pun tak rutin melakukan tiap hari. kadang aku lebih suka berbicara sendiri dengan diriku yang satu lagi. kadang kami bercanda, berdebat, berkelahi, bahkan marahan. itu yang membuatku sedikit pelupa kali ini dan terlampau sering mengacuhkan sesuatu. aku jadi lebih sering mengiyakan, tapi ketika kembali dikonfirmasi aku hanya bengong sambil nanya “yang mana sih?”
Menulis, beberapa waktu lalu ada orang yang memanasiku dengan kegiatan rutinnya menulis, birpun sekedar mencoret-coret diary-nya di waktu malam sebelum tidur. tapi itu hanya membangkitkan hasrat menulisku sebentar saja, setelah itu diary-ku kembali tergeletak manis di laci meja belajar. padahal biarpun cuma diary, katanya itu bisa membangkitkan kembali kepercayaan diri, dimana kita ternyata masih bisa menyayangi diri sendiri dengan menuliskan pengalaman hidup, sehingga saat-saat tertentu kita bisa kembali mengenangnya (mungkin saat itu kita akan tersenyum atau meneteskan air mata)
Menulis, aku kembali coba rintis di sini. soalnya aku kadang kesel banget sama yang namanya ide, dia nongol sering nggak bilang-bilang. kadang waktu aku bangun tidur n masih belekan, kadang pas lagi b****, kadang pas lagi shalat…kan ganggu banget ke’khusyuk’an aku…he he he.. jadi saat ini aku punya motto “sedia kertas sebelum hujan…ide, soalnya ntar bisa kebanjiran n meluap-luap ampe nggak ketampung lagi”. di meja belajarku terutama di rak-rak, bertumpuklah dan saling berselap-selip beberapa kertas yang pernah jadi pelampiasan hasrat menulisku. cuma satu masalahnya kenapa aku masih males nulis, aku sukanya mood-mood-an. jadi kadang semangat, kadang juga ogah. payah deh…
Menulis,…tuh kan ….mulai deh males lagi…

2 thoughts on “puisi semut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s