kerja keras dan rela berkorban

January 28,
Barangkali itu motto yang sangat dipegang oleh makhluk kecil penggugah inspirasi bernama SEMUT. atau mungkin sudah dijadikan sebagai suatu ajaran suci yang harus dianut dan ditanamkan dalam-dalam di benak setiap semut. Sudah hampir sejam-an ini aku hanya duduk menatap monitor sambil sesekali melirik ke arah barisan semut yang panjang, rapi, dan disiplin. Selain itu ada yang bertugas sebagai detektor, dia mencari hingga kemana-mana apapun yangbias dijadikan makanan mereka. biarpun beberapa ekor sudah aku binasakan karena menggerayangi Cracker, jus mangga, dan bungkus plastik berisi madu kemasan, juga bibir gelas yang mungkin mengundang insting ber’makanan’ mereka. kemanapun sumber makanan itu dipindahkan, mereka akan terus mencari dan mencari. Dan tak berapa lama, mereka akan berkerumun di dekat sumber makanan itu. Pun ketika kupindahkan bungkus madu itu ke dalam genangan air, mereka dengan setia mengikutinya. dan dalam hitungan sekian menit sudah banyak bangkai semut mengapung di atas genangan air itu. Meskipun begitu, semut yang lain tetap mengunduh sumber makanan itu kendati banyak rekan mereka yang mati. Gelas yang kupindahkan sekitar satu meter dari tempatnya semula pun sudah didatangi dua atau tiga ekor semut. satu semut sudah terapung di atas air yang masih bersisa di dalamnya.
Sedari tadi, hanya mengamati. Tapi apa ya kira-kira yang bisa didapat dari menyaksikan itu semua. Sebagian manusia ada yang tetap saja bermalas-malasan, menggilas beberapa ekor semut yang sampai ke tangannya. Baru kerja sebentar udah merasa capek, bosan, dsb, dsb. ketika ada masalah dia lari menghindar dan ketika tlah selesai baru datang lagi dengan muka manis tanpa dosa yang jels-jelas sekali dibuat-buat.
Apa ini, apa itu…
Siapa ini, siapa itu
Ini itu…
Lihat dulu…
kalau belagu….Muke loe jauuuhhhh…………
Berbahagialah semut dengan anugerah yang begitu besar, meskipun kecil tapi kau lebih hebat dari manusia yang berkali-kali lipat besar tubuhmu yang tetap saja menopang dagu… Menunggu waitress mengantarkan makanan ke mulutnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s