air mata dalam hati

Malam tadi dia datang lagi dengan abangnya. Dia nangis lagi, kutanya dia hanya tersenyum sedikit dibuat-buat sambil dengan gerakan secepat kilat menyeka air mata yang sudah terlanjur meleleh di pipinya.
Dia bilang, “nggak ada, aku baik-baik aja. Kabar kamu gimana?” Lalu kulihat dia menerima telepon dari seseorang dan dia menangis lagi sambil memaki “puas kau sekarang dah buat aku kayak gini?!” Sepertinya dia baru punya masalah baru setelah sebelumnya dia jatuh tak sadarkan diri karena seharian berhujan-hujan, bersepeda motor, keliling kota padang.
Ampun deh… kapan ni anak tobatnya… dan malam tadi wajahnya tak secerah rembulan, tak seperti biasanya. Aku tahu meskipun dia sengaja menyembunyikan dari raut wajahnya.
Semoga tak mengganggu pikirannya lagi…bisa-bisa orang sekampung kewalahan dibuatnya… he he he piss mbak…!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s